Shalat di Pesawat

Asmar Qaraatimengirim keSinar Agama

19 jam yang lalu

salam,,mohon penjelasannya ustadz.

Shalat diatas pesawat dengan kondisi

1. Melaksanakan Shalat Subuh

2. Tidak mengetahui Arah Kiblat

3. Tidak memungkinkan untuk berdiri

4. Sisa waktu yang sedikit

Sang Pencinta: Sholat dalam perjalanan di pesawat Oleh Ustad Sinar Agama

Sinar Agama: Salam dan trims pertanyaannya:

Sekedar meringkas atau menambahi yg dinukil Pencinta:

1- Shalat shubuh sama saja wajib dilakukan manakala fajar sdh menyingsing di timur. Karena itu harus dilihat jam berapa berangkatnya, dari negara mana ke mana dan dihitung pula dlm kecepatan berapa atau setidaknya pada jam shubuh itu diperkirakan ada di atas negara mana, bgt pula dari barat ke timur atau sebaliknya, atau dari utara ke selatan atau sebaliknya.

Kalau berangkat dari utara ke selatan atau sebaliknya, mk dilihat dari sisi waktu fajarnya, akan sama dan tdk akan terlalu banyak perbedaan. Karena itu, kalau dari utara ke selatan harus terus menerus melihat ke arah kiri pesawat dan kalau di sebaliknya mk ke arah kanan pesawat (timurnya pesawat), untuk memantau apakah langitnya sdhmulai tarang (fajar shahiqnya sdh terlihat).

Kalau berangkat dari barat ke timur, mk harus waspada banget, karena bisa saja waktunya akan berakhir dg cepat, karena terbitnya fajar shadiq itu terus dikejar oleh pesawat yg kecepatannya hampir 1000 km perjam. Jadi, sdh semestinya berwudhu sebelum2nya. Dan untuk mengetahui fajarnya, bisa dg melihat ke arah depan dari celah2 jendela. Perkiraan yg tepat dg menghitung perkiraan keberadaan pesawat di titik mana atau negara mana, terlbih kalau waktu shubuh negara yg ditinggalkannya itu sdh diketahui hingga memudahkan perkiraan shubuhnya di posisi pesawat di titik mana atau negara mana itu, akan memudahkan waktu pengontrolan.

Kalau berangkat dari timur ke barat, mk melihatnya ke arah belakang dari celah2 jendela. Disini, kebalikan yg dari barat ke timur, yaitu jgn buru2 shalat sekalipun sdh melihat fajar shadiq menyingsing. Karena pesawat lari dari fajar tersebut dg kecepatan 1000 km perjam, karena dari timur ke barat. Karena itu pastikan bhw fajar tersebut sdh tdk berubah lagi dan sdh tektek (mantap), maa berulah melakukan shalat.

Pada posisi pesawat mengarah ke timur atau barat, harus diperhatikan juga letak lintang utara selatannya, apakah ada di utara katulistiwa, di katulistiwa atau di selatan katulistiwa. Karena kalau ada di katulistiwa, mk arah yg diintip dari jendela pesawat akan sama saja baik dari jendela kanan atau kiri. Tp kalau di utara katulistiwa, mk akan lebih mudah dari jendela kanan, dan kalau di selatan katulistiwa, akan lebih mudah dari jendela kiri.

Kalau tidak malu bertanya, mk bisa ditanyakanke pilotnya, mwalalui pramugara atau prgarinya, bhw jam berapa atau kapan fajar menyingsing itu akan tiba. Dan bahkan kalau ia orang baik, mk pelayan2 itu, akan memberitahukan kefajaran langit tsb dan membangunkan antumuntuk shalat kalau diminta.

Anjuran, jgn sampai melupakan waktu shubuh tempat yg ditinggalkan, karena ia akan memudah perkiraan waktu shalat shubuh dlm posisi pesawat di titik mana atau di atas negara mana. Tp ingat, bhw fajar di pesawat bisa lebih cepat dari fajar negara yg ada di bawahnya karena ia berposisi di langit. Terlebih kalau arah pewasatnya ke timur. Tp kalau ke barat, bisa menjadi mirip dg negara di bawahnya karena sekalipun ia lebih cepat dilihat dari posisinya yg tinggi di pesawat, akan tetapi dilihat dari larinya dari fajar shadiq, mk bisa menjadikannya labih lambat.

2- Untuk arah kiblat itu sangat mudah diketahui dg melihat arah jalannya pesawat dan lintang utara selatannya.

– Kalau ke arah barat dan dari timurnya kiblat, serta ada di katulistiwa, mk sdh tentu ke depan pesawat dg sedikit miring ke kiri. Kalau ada di selatan katulistisa, mk dilihat kelurusan dan tidaknya dg ka’bah, kalau lurus, mk tinggal menghadap ke depan pesawat tanpa kemiringan, tp kalau tdk lurus mk dg kemiringan yg disesuakan. Kalau ada di utara katulistiwa, mk menghap ke depan pesawat dg kemiringan ke kiri lebih banyak dari yg di katulistiwa. Miring memiring ini, tdkharus tepat banget. Yg penting sdh dpt dihitung sebagai mengarah ke kiblat.

– Kalau ke arah timur dan di timur kiblat, mk menghadap ke arah belakang pesawat dg sedikit miring ke kanan pesawat atau ke kiri anda. Kalau di selatan dan utara katulistiwa, mk sesuaikan dg keterangan di atas karena masalah kemiringan ini sama saja. yg tdk sama hanya menghadap ke arah buntut pesawatnya.

– Kalau ke arah barat dari barat kiblat, mk menghap ke arah kepala pesawat dg keterangan yg sama dg di atas ttg miring tidaknya. Jadi, kalau di katulistiwa, mk miring ke kanan pesawat atau kanan anda, sedikit. Kalau di selatan mk kalau lurus berarti tdk pakai miring tp kalau tdk lurus dg kiblat, mk harus miring dg yg disesuaikan. Kalau di utara katulistiwa, mk tetap miring ke arah kanan pesawat atau kanan anda, lebih banyak dari yg di katulistiwa.

– Kalau ke arah barat dan di baratnya kiblat, mk menghadap ke arah buntut pesawat dg keterang yg sama ttg lurus atau miringnya dg yg telah diterangkan itu. Bedanya hanya menghadap ke buntut pesawat.

– Kalau ke arah utara dan di timur kiblat, mk menghadapnya ke kiri pesawat dan lurus miringnya di sesuai dg posisi katulistiwa dan kiblatnya spt yg sdh diterangkan di atas. Kalau pesawatnya ke arah utara dan di baratnya kiblat, mk menghadap ke kanan pesawat dg lurus miringnya disesuaikan dg penjelasan yg telah lalu. Kalau pesawatnya mengarah ke selatan dan di timur kiblat, mk menghadap ke kanan pesawat dan kalau di baratnya kiblat, mk menghadap ke kirinya pesawat dan ttg lurus miringnya, mk disesuai dg katulistiwa dan kiblat spt yg sdh diterangkan di atas.

3- Kalau tdk mungkin berdiri, mk shalat duduk. Tp duduknya tdk bisa di kursi, kecuali kalau yg mengarah ke timur dan posisi pesawatnya ada di barat kiblat atau pesawatnya mengarah ke barat sementara posisi peesawatnya ada di timur kiblat. Sedang yg lain2nya, harus duduk di lantai menghadap kibalt.

Biasanya bisa berdiri dg mencari tempat yg agak kosong spt di dekat pintu darurat atau di dapur. Tp kalau naik pesawat Iran Air, selalunya di pesawat tsb ada mushallanya.

4- Sisa waktu yg sedikit itu, kalau disebabkan keteledoran, bisa saja membuat kita berdosa. Tp kewajibannya, kalau masih bisa mengambil wudhu, mk wajib bersegera mengambil wudhu dan shalat. Tp kalau tdk sempat untuk ambil wudhu, dan tdk bisa mendapatkan debu atau apapun yg bisa dibuat tayammun, sekalipun debu yg bisa dikeluarkan dari karpet pesawat dg memukul-mukulnya terlebih dahulu (spy keluar debunya ke permukaan karpet) karena mmg selalu disapu listrik, mk shalat tanpa wudhu/tayammum dan nantinya tetap diqodho.

wassalam.

Bayu Bojot: Salam.
1.Ustadz kalau itikaf baiknya drmah atau mesjid, kan amalan yg sunah baik dkerjakan drmh?
2.Niat shlat mlam ramadhan,niatnya qiyamu ramadhan atau qiyamulail,mhon jwbnya.
Syukron katsiron.
July 31 at 7:33am via mobile · Like

Khommar Rudin: Allah humma shalli alla muhammad wa alli muhammad waajjilfarajahum
July 31 at 8:15am · Like

La X Baeeh: Pengertian-2
solat:

1. solat wajib =yg tdk wajib

2.solat suna=yg bukn suna

ats uraiany trima kasih ustat

July 31 at 9:33am via mobile · Like

Sinar Agama: Bayu, salam:

1- I’tikaaf itu di mesjid tentunya, dan ada hukum2nya, jadi tdk sembarang.

2- Shalat malam itu selalu ada walau di bln Ramadhan, yakni yg 11 rokaat itu dg niat yg sdh dibahas di pelajaran tsb. Tp shalat sunnah Ramadhan jg ada dan, sdh tentu dg niat shalat sunnah Ramadhan.
July 31 at 9:59am · Like · 1

Sinar Agama: La x: saya tdk paham dg pertanyaan antum. Karena shalat wajib itu adalah shalat wajib dan shalat sunnah itu adl shalat sunnah. Yakni shalat wajib itu adsalah shalat yg wajib dilaukan dimana kalau dilakukan mendapat pahala dan kalau ditinggalkan mendapat dosa. Sedang shalat sunnah adsalah yg kalau ditinggalkan tidak apa2 dan tdk dosa, tp kalau dikerjakan akan mendapat pahala.
July 31 at 10:02am · Like · 1

La X Baeeh: Rinkasan jawaban ustat seprti di atas… ada yg dosa
ada yg tidak apa-apa
contohnya
seperti apa ya ustat?
July 31 at 11:30am via mobile · Like

Sinar Agama: La x: Wajib itu spt shalat 5 kali sehari dan sunnah itu spt shala malam, tersenyum kepada orang lain (asal bukan kepada yg bukan muhrimm).
July 31 at 11:49pm · Like

La X Baeeh: arti kata muhrimm itu apa ya ustat
August 1 at 12:09pm via mobile · Like

Sinar Agama: La x: Muhrim itu secara umum bermakna yg haram dikawaini karena persaudaraan dan semacamnya, bukan karena istri orang.
August 2 at 1:15am · Like

selengkapnya

%d bloggers like this: