Malam Lailatu al-Qadr dan Makna Mendapatkannya

Orlando Banderas

Salam. Ustadz ada 4 pertanyaan . 1. Bagaimana kiat2 mendapat malam Lailatul Qodr ? 2. Malam ke berapa yg paling besar kemungkinan malam Lailatul Qodr ? 3. Amalan apa yg paling utama dalam mengisi malam Lailatul Qodr, apakah diskusi ilmu atau membaca amalan2 ? 4. Untuk mendapatkan malam Lailatul Qodr, apakah sebaiknya kita memperbanyak ibadah di setiap malam atau hanya malam2 tertentu saja? Trims Ustadz. Salam.

Sinar Agama: Salam dan trims pertanyaannya:

1- Mendapat lailatu al-qadr itu tdk perlu kiat2an. Cukup dg melakukan amal2 baik dimulai malam 19 sampai akhir Ramadhan. Kalau perlu dari sejak malam 18. Memang yg paling utama adalah malam2 19, 21 dan 23. Tp karena berbagai keterangan dari hadits2 yg ada, dan dari belum tentu cocoknya hari pertama kita puasa pada tgl satu Ramadhan, mk dimulai dari malam 18 ke akhir adalah jalan terbagus dan terselamat. Kalau antum melakukan hal2 tsb, spt tidak tidur dan melakukan berbagai ketaatan, sdh dpt dipastikan akan dpt malam Qadr itu.

2- Malam paling besar kemungkinannya adalah malam 19, 21 dan 23. Dan dari ke tiga malam2 itu yg terbesar kemungkinannya adalah malam 23.

3- Keduanya bisa dilakukan. Tentang diskusi ilmu ini jg harus diperhatikan. Yakni diskusi ilmu, bukan diskusi tanpa ilmu dan, karena membahas ilmu yg berpahala tinggi itu adalah yg diamalkan, mk usahakan ilmu2 yg akan dimalkan, spt fikih, akidah dll-nya. Ingat, munajat diri pada Tuhan itu jg sangat perlu sebagai salah satu aplikasi dari ilmu2 tsb. Jadi, usahakan tdk kosong di lini tsb.

4 Pertanyaan no 4 ini sdh terjawab di atas. wassalam.

Orlando Banderas: Ustadz, apakah untuk mendapatkan malam Lailatur Qodr itu harus tidak tidur ? Trims.

Sinar Agama: Ya akhi, mendapat malam lailatulqadr itu mudah saja. Dan semua orang pasti melewatinya. Masalahnya akan digunakan untuk apa? Jadi, kalau dlm malam qadr itu kita membaca alhamdulillah setelah berbuka, mk ia akan dipahalai dg pahala lebih dari seribu bulan. Kalau shalat maghrib, shalat isyaa’, sahalat malam, ….dst…. jg demikian. Kalau tdk tidur lalu beribadah dg mencari ilmu atau doa2 dan shalat2, mk jg bgt. Kalau volume ibadahnya itu satu menit,mk jg bgt. Kalau volume ibadahnya itu satu jam, mk jg bgt. Kalau volume ibadah dan kebaikan2 yg dilakukan itu lebh dari itu, mk jg bgt. Jadi, tidur dulu, tdk tidur, istri melayani suami dlm jimak, … apa saja yg merupakan kebaikan, mk akan diganjar melebihi seribu bulan.

Kita jangan mengikuti wali2 penjual obat itu yg katanya mendapat lailatulqadr trus bisa begini dan begitu. Karena sangat mungkin mereka itu mmg karena mintanya pada Tuhan hal2 mistis di dunia ini. Yaitu permintaan yg rendah. Sementara orang lain yg dibodohinya, sebenarnya lebih tinggi darinya karena meminta akhirat, bukan kasyaf2 atau kesaktian2 di dunia ini. Tak seorangpun puasa yg di dunia ini, kecuali ia akan mendapat malam qadr itu walau, hanya berbuka dg kurma sebagai kesunnahan, atau membaca bismillah sebelum makan dan alhamdulillah setelah makan. Karena itu semua adlah ibadah dan kebaikan yg akan diganjar melebihi pahala seribu bulan.

Orlando Banderas: Trims Ustadz. Jazakallah.

wassalam

selengkapnya

%d bloggers like this: