Mencegah Syethan Dengan Merapatkan Kaki Ke Samping

Ghibran Banajer Ali 

Ust,di masjidku ada jamaah bila solat berjamaah kakinya sangat rapat bahkan sampai nginjak..bila renggang dia cari tu kaki sampai iapun mengkangkang,gimana sih soal tersebut pencrahanya ust! tims

Sinar Agama: salam dan trims pertanyaannya:

Sahalat spt itu sepertinya muncul setelah dibunuhnya imam Ali as di mimbar shalat. Begtiu pula munculnya hadits yg sangat tdk masuk akal yg mengatakan:

“Kalau ada orang melintas di hadapanmu dikala kamu shalat, mk cegahlah dia, dan kalau masih memaksa, mk bunuhlah dia, karena sesungguhnya ia adalah syethan”

Orang wahabi yg biasanya tdk mengerti hadits dan ayat, karena dari awal mereka memang mengikutkan Qur an dan hadits pada kehendaknya, bukan spt syi’ah atau ahlussunnah yg biasanya berusaha mengikutkan kehendaknya pada Qur an dan hadits, mk para wahabi itu menganggap syah hadits2 itu dan hadits yg katakanlah menyuruh merapatkan barisan shalat spt barisan militer.

Hadits merapatkan kaki itu jg spt itu. Karena dikatakan bhw kalau kakinya saling dirapatkan dg jamaah yg disebelahnya, mk syethan tdk bisa melewati barisan jamaah untuk mengganggu orang2 yg shalat.

Nah, para wahabi yg memiliki prinsip materialism, yakni serba menafsirkan apapun dg material, mk tanpa menyelidiki apapun keshahihan hadits2 itu, laingsung diamalkan. Jadinya, dlm shalat mencari mata kaki sebelah untuk dirapatkan. Tp mereka disini, tdk berani mengamalkan pembunuhan di shalat. Karena takut membunuh saudaranya sendiri. Karena itu, mereka merubah hadits membunuh itu menjadi “memukul”. Padahal hadits mengatakan “Maka Bunuhlah!”.

Mereka lupa bhw syethan itu menggoda hati yg di dada. Lah… bagaimana mungkin bisa dihadang pakai merapatkan kaki? Kalaulah syethan itu materi kasar, mk kalau kakinya dirapatkan, ia bisa masuk lewat samping barisan/shaf, atau lewat selangkangannya, atau lewat bagian kaki yg tdk bisa dirapatkan, misalnya bagian paha, karena kalau mata kaki dirapatkan, paha dan bahunya tdk bisa dirapatkan. Nah, mana ada hadits yg mudah dipahami kesalahannya ini mendapat nilai shahih dari sisi matannya?

Sangat mungkin hadits2 spt itu dibuat setelah imam Ali as syahid di mimbar ketika shalat, hingga para raja2 Bani Umayyah itu terjamin keselamatannya dari ancaman pembunuhan berikutnya. Karena kalau ada orang yg mau membunuh raja ketika shalat, si pembunuh itu sdh terbunuh duluan di belakang, karena mereka sdh pasti meletakkan tentara2 kuatnya di barisan/shaf yg terdepan.

Abdullah Ndonk Mubarak: Kalau dengan mempertemukan kedua kelingking kaki antara jamaah yg bersebelahan dengan cara mengangkang agar setan ngga bisa masuk, maka setan akan masuk melalui ???????????????????? Riwayat yg menyesatkan ustd. namun banyak yg terkecoh seperti hadis lalat.

Khommar Rudin: Allah humma shalli alla mhammad wa alli muhammad

Ghibran Banajer Ali: Syukran ust pencerahannya…ya wahabi paham materialesme.

wassalam

sumber

%d bloggers like this: